Mengenal lebih dalam tentang keluarga Ular Colubrid

Posted on
Mengenal lebih dalam tentang Ular Colubrid-min
Mengenal lebih dalam tentang Ular Colubrid-min

Ular Colubridae atau lebih populer dengan nama Colubrid yaitu suku dari serpentes. Di semua dunia ada 304 marga serta 1. 938 spesies, Colubrid yaitu keluarga ular paling besar, serta termasuk juga sekitaran dua-pertiga dari semuanya spesies ular sekarang ini. Di Indonesia sendiri telah ada sekitaran 138 spesies colubrid. Ular-ular Colubrid bisa diketemukan dalam beragam jenis warna, bentuk serta ukuran.

Umumnya tak mempunyai dapat, sebagian mempunyai dapat rendah hingga menengah, serta bahkan juga ada yang berbisa tinggi yang bisa membahayakan manusia, namun di Indonesia tak ada ular berbisa tinggi datang dari Colubridae. Banyak ular yg tidak mencocoki persyaratan suku lain dimasuki dalam Colubrid hingga suku ular ini begitu bermacam serta banyak. Adalah spesies paling awal, mereka adalah nenek moyang dari umumnya spesies ular yang ada sekarang ini. Spesies Colubrid diketemukan di tiap-tiap benua terkecuali Antartika. Beberapa besar ular lokal di Indonesia datang dari Colubrid. Berikut ini bisa diliat keragamannya spesies ular colubrid yang bisa diketemukan di Indonesia.

1. Ular Colubrid Paling populer

A. ular King Snake (Lampropeltis)

Ular Colubrid King Snake (Lampropeltis)-min
Ular Colubrid King Snake (Lampropeltis)-min

King Snake adalah sisi paling besar dari semuanya keluarga ular colubrids. Dua pertiga dari ular didunia termasuk juga dalam keluarga ini, ular lain dalam keluarga Colubidae termasuk juga Milk Snake, Corn Snake, Rat Snakes, Garter Snakes, Grass Snakes, Hognose Snakes, Coral Snake serta ada banyak yang lain. Semuanya ular Colubrid dikira tak beresiko untuk manusia, tersebut penyebabnya banyak spesies colubrid jadi hewan peliharaan yang bagus. King Snake mempunyai nama ilmiah Lampropeltis (Perisai kecil yang mengkilap). Hal semacam ini mengacu pada sinar yang terpantul dari sisik punggung mereka yang seperti perisai kecil yang mengkilap yang bikin ular ini demikian menarik.
Julukan King Snake ini disandang lantaran kekuatan mereka untuk mengonsumsi ular yang lain seperti King Cobra. Sebagian besar King Snake kebal pada toksin ular type yang lain dengan kandungan tinggi baik denga ipe toksin Neuro, Hemo, Kardio, Exo, Myo, Ablomi, Taica serta Batracho hingga mereka bakal memamngsa species ular berbisa apa pun bila di beri peluang berjumpa dengan ular yang lain. Kekuatan untuk membunuh serta mengonsumsi ular lain yang lebih beresiko tersebut yang bikin mereka memperoleh gelar RAJA ULAR – KING SNAKE.

B. ular Milk Snake (Lampropeltis Triangulum).

Ular Colubrid milk snake-min
Ular Colubrid milk snake-min

Milk Snake terbagi dalam 24 Species serta adalah sisi dari keluarga ular colubrids serta masihlah satu species dengan King Snake dengan nama ilmiah Lampropeltis Triangulum. Semuanya ular Colubrid dikira tak beresiko untuk manusia, tersebut penyebabnya banyak spesies colubrid jadi hewan peliharaan yang bagus. Milk Snake mempunyai nama ilmiah Lampropeltis, yang datang dari kata Yunani untuk perisai mengkilap (Lampro) serta kecil (Peltis). Hal semacam ini mengacu pada sinar yang terpantul dari sisik punggung, yang seperti perisai mengkilap kecil yang bikin ular demikian menarik.
Milk snake bisa tumbuh s/d panjang 1, 8mtr dengan usia rata – rata 28 th. di penangkaran. Sebagian Milk Snake bahkan juga kebal pada toksin ular dengan kandungan yang tinggi baik dengan type toksin Neurotoxin, Hemotoxin, Kardiotoxin, hingga mereka bakal mengonsumsi spesies ular berbisa yang lain bila di beri peluang sama dengan species Lampropeltis yang lain. Kekuatan untuk membunuh serta mengonsumsi ular lain yang lebih beresiko tersebut yang bikin mereka masihlah berkeraba dekat dengan King Snake. Milk Snake mempunyai temperamen yang relatif jinak serta bisa dengan gampang dijinakkan. Mereka memiliki ciri-ciri yang aktif, energik serta menginginkan tahu yang besar dan gampang untuk di memelihara. Milk Snake masihlah berkerabat dekat dengan King Snake, oleh karena itu yang bikin pattern pada badan mereka nyaris sama serta sulit membedakan mana yang termasuk juga species Milk Snake serta mana yang species King Snake.
Milk Snake mempunyai ciri warna merah/orange yang lebih menguasai pada pattern mereka daripada warna putih serta kuning dan mempunyai tiga gabungan warna dalam satu tubuh pada Merah-Kuning-Hitam atau Merah-Putih-Hitam. Antar species Milk Snake mempunyai persamaan pattern yang nyaris tak dapat dibedakan satu species dengan species lainnya

C. Ular corn snake

Ular Colubrid corn snake-min
Ular Colubrid corn snake-min

Corn snake yaitu anggota dari subspesies Pantherophis yang terlebih dulu dimasukkan dalam species Elaphe. Corn snake masihlah adalah species dari ular colubrid yang meliputi banyak subspecies termasuk juga King snake, milk snake, rat snake, fox snake, dan lain-lain. Corn snake adalah type ular yg tidak berbisa serta mereka bisa diketemukan di alam liar dari lokasi barat hingga timur serta tengah hingga selatan di Amerika Serikat. Corn snakes mempunyai beragam warna serta pola yang cantik serta adalah spesies yang begitu menarik, jinak serta gampang untuk dipelihara untuk pemula.

di namakan corn snake lantaran ular ini mengonsumsi hewan-hewan pengerat yang berkeliaran didalam area untuk menyimpan jagung, terkecuali dari segi keindahannya, ular ini memberi faedah positif untuk beberapa petani.

corn snake menyebar di lokasi tenggara serta tengah negara amerika serikat. ukuran dewasa dapat meraih 1. 2m – 1. 8m. di alam liar, ular ini bisa bertahan hidup sepanjang 6- 8 th., sedang di penangkaran ular ini bisa hidup s/d 23 th..

Corn snake bisa dipelihara dalam satu kandang dengan cara berbarengan karna corn snake tak mempunyai karakter kanibal, tetapi ukuran kandang mesti tetaplah di perhatikan..

Sebagian varietas corn snake ini dinamakan sesuai sama asal mereka diketemukan di alam liar. Warna mereka umumnya kombinasi pada orange, merah, coklat, kuning serta hitam. Nama corn snake tersebut datang dari corak warna pada perut ular itu yang nyaris mirip bentuk biji jagung. Beberapa Breeder yang sudah pakar dalam bagian Genetika memakai Gen dari Cornsnake itu untuk membuahkan morph – morph baru yang lebih indah warnanya termasuk juga mengkawinsilangkan antar species ular colubrid ini. Corn snake bisa tumbuh sampai panjang 1, 8mtr dengan usia rata – rata 23 th. di penangkaran.

II. Ular Colubrid Asli di indonesia

A.  Ular Pucuk ( Ahaetulla, Dryophiops )

Ular Colubrid Ular Pucuk ( Ahaetulla, Dryophiops )-min
Ular Colubrid Ular Pucuk ( Ahaetulla, Dryophiops )-min

Ahaetulla, Dryophiops (Ular Pucuk) Ahaetulla adalah marga ular yang umum di kenal dengan nama lokal Ular Pucuk, semuanya ular dari genus ini bertaring belakang serta mempunyai dapat rendah. Mereka mempunyai tubuh gepeng vertikal panjang serta ramping yang pas untuk menjelajahi habitat perpohonan, mereka aktif pada siang hari. Mereka umumnya berwarna hijau, tetapi dapat juga diketemukan dalam warna coklat serta kuning.

B. Ular Colubrid Ular Kucing (Boiga)

Ular Colubrid Ular Kucing (Boiga)-min
Ular Colubrid Ular Kucing (Boiga)-min

Boiga atau Ular Kucing adalah marga ular bermacam mempunyai sampai 30 spesies. Semuanya anggota Boiga bertaring belakang serta berbisa menengah, tetapi bisanya tak membahayakan manusia. Mereka aktif saat malam hari serta hidup terlebih di pohon, namun terkadang juga turun ke tanah untuk memburu mangsa atau mencari air.

C. Ular Calamaria  ( Calamaria, Pseudorabdion )

Ular Colubrid Ular Calamaria ( Calamaria, Pseudorabdion )-min
Ular Colubrid Ular Calamaria ( Calamaria, Pseudorabdion )-min

Ular dari marga Calamaria umum memiliki ukuran kecil serta tidak sering tampak penampakannya, di mana mereka keluar dari tanah atau kayu cuma waktu malam untuk mencari mangsa mereka. Makanan paling utama mereka adalah cacing tanah serta invertebrata lunak yang lain. Mereka umumnya bisa diketemukan pada basic rimba lembab serta sekitaran dedaunan mati

D. Ular Terbang  ( Chrysopelea )

Ular Colubrid Ular Terbang ( Chrysopelea )-min
Ular Colubrid Ular Terbang ( Chrysopelea )-min

Ular Terbang  ( Chrysopelea )  yaitu marga untuk Ular terbang, semuanya anggota dari genus ini mempunyai kekuatan yang unik yakni bisa meluncur dari pohon ke pohon dengan memperlebar tulang rusuknya waktu melompat/menjatuhkan dianya. Tubuh ular itu jadi lebih lebar serta berperan seperti parasut, yang memperlambat saat dibutuhkan untuk jatuh, yang memberi kekuatan berluncurnya. Semuanya spesies bertaring belakang serta mempunyai dapat rendah.

E. Ular Tikus (Coelognathus, Gonyosoma, Oreocryptophis, Orthriophis, Ptyas )

Ular Colubrid Ular Tikus (Coelognathus, Gonyosoma, Oreocryptophis, Orthriophis, Ptyas )-min
Ular Colubrid Ular Tikus (Coelognathus, Gonyosoma, Oreocryptophis, Orthriophis, Ptyas )-min

Ular Tikus adalah keluarga ular yang begitu bermacam, mereka hidup terlebih di darat, tetapi dapat juga memanjat pohon dengan mahir. Mereka bisa gerak dengan cepat serta umum diketemukan di ladang terbuka atau daerah perkebunan. Seperti nama mereka, mangsa favorite mereka adalah tikus, mereka semuanya menelur.

F. Ular Tambang ( Dendrelaphis )

Ular Colubrid Ular Tambang ( Dendrelaphis )-min
Ular Colubrid Ular Tambang ( Dendrelaphis )-min

Dendrelaphis yaitu marga ular yang mempunyai tubuh kecil serta ramping, mereka hidup di pohon serta aktif pada siang hari. Semuanya anggota ular dari Dendrelaphis tak mempunyai dapat hingga tak beresiko, mereka begitu lincah, bisa bergerak dengan cepat untuk menguber mangsanya seperti kadal pohon, cicak, tokek serta kodok.

G. Ular Dryocalamus

Dryocalamus Marga ular ini mempunyai tubuh yag begitu ramping, kepala mereka berupa agak seperti bulat telur. Mata mereka begitu besar dengan pupil vertikal. Mereka hidup di pohon serta aktif saat malam hari. Semuanya spesies dari marga ini tak mempunyai dapat serta tak beresiko.

H. Ular Ringneck   ( Gongylosoma, Liopeltis )

Ular Colubrid Gongylosoma, Liopeltis-min
Ular Colubrid Gongylosoma, Liopeltis-min

Ular Ringneck adalah ular dari colubridae yang masihlah kurang di ketahui. Mereka cuma bisa tumbuh sampai ukuran sekitaran 50 cm.. Mereka aktif pada siang hari, hidup di tanah serta bisa umumnya diketemukan di tumpukan dedaunan mati. Di ketahui mangsa paling utama mereka yaitu jangkrik serta serangga lain hingga ular ini dikelompokkan sebagai insectivore.

I. Ular Cicak/Ular Genteng ( Lepturophis, Lycodon )

Ular Colubrid I. Ular Cicak Ular Genteng ( Lepturophis, Lycodon )-min
Ular Colubrid I. Ular Cicak Ular Genteng ( Lepturophis, Lycodon )-min

Ular genteng adalah marga ular yang termasuk kecil, cuma bisa tumbuh paling panjang sampai sekitaran satu mtr. saja. Mereka berbentuk nokturnal serta hidup di tanah, tetapi terkadang diketemukan memanjat pohon mencari cicak. Mangsa paling utama mereka kadal, cicak serta tokek, lantaran ini ular genteng kerap diketemukan di dekat tempat tinggal lantaran tengah mencari cicak.

J. Ular Kukri  ( Oligodon )

Ular Colubrid Ular Kukri ( Oligodon )-min
Ular Colubrid Ular Kukri ( Oligodon )-min

Oligodon yaitu marga ular yang unik di mana mereka mempunyai gigi yang spesial untuk buka telur burung atau reptil, yang disebut makanan paling utama mereka. Mereka mempunyai badan yang pendek, berupa silindris. Mereka aktif saat malam hari serta hidup di tanah, semuanya spesies dari genus ini menelur. Di ketahui semuanya Oligodon tak mempunyai dapat namun gigi spesial yang mereka punyai bisa mengakibatkan luka seperti potongan yang bisa sembuh kurun waktu yang lama.

K. Ular Serasah ( Sibynophis  )

Ular Colubrid Ular Serasah ( Sibynophis )-min
Ular Colubrid Ular Serasah ( Sibynophis )-min

Sibynophis adalah genus ular terrestrial yang terbagi dalam 6 spesies, Ular-ular dari marga ini mempunyai jumlah gigi yang semakin banyak dibanding banyak type ular yang lain, di mana susunan jumlah gigi itu rapat pada suatu susunan yang terpisah dari tulang rahangnya.

L. Ular Stegonotus

Ular Colubrid Ular Stegonotus-min
Ular Colubrid Ular Stegonotus-min

Stegonotus Ular dari marga ini memiliki ukuran kecil sampai tengah. berupa silindris atau agak gepeng, Kepalanya tidak sama dari badannya. Sisi dorsal mereka umumnya mempunyai lubang apikal. Mereka berbentuk nokturnal serta semi-fossorial.

M. Ular Siput  ( Anak Suku Pareatinae )

Ular Colubrid Ular Siput-min
Ular Colubrid Ular Siput-min

Ular-ular dari anak suku Pareatinae adalah ular spesialis yang sudah berkembang untuk mengonsumsi siput serta keong. Gigi mereka tak rata, beberapa besar gigi pada satu rahang semakin banyak daripada yang rahang satunya lagi, yang memberi mereka kekuatan untuk mengekstrak siput dari keong mereka. Umumnya dari mereka aktif saat malam hari serta hidup di tanah. Mereka adalah keluarga ular yg tidak berbisa serta bisa membahayakan manusia sekalipun.

III. Cara memelihara Ular colubrid

Untuk pelihara ular colubrid ini terutama corn snake, milk snake serta king snake, butuh banyak hal yang butuh diperhatikan

1. Kandang Ular

Kandang baiknya sesuai dengan ukuran ular yang dipelihara. untuk perbandingannya ular king snake dengan ukuran kian lebih 1 mtr., kandangnya dapat memakai container plastik, sedang untuk ular yang lebih kecil, umumnya keeper memakai gex saja.

dianjurkan ukuran kandang ular, sangat mungkin ular untuk meluruskan tubuhnya

2. Tempat Minum Ular

ularjuga makhluk hidup, mereka juga perlu air untuk minum. jadi tempat minum adalah hal yang perlu ada dikandangnya. ular juga perlu air untuk mengatur suhu tubuh mereka, umumnya ular bakal berendam saat mereka terasa suhu lebih panas. diluar itu, ular akan berendam saat mereka bakal lakukan perubahan kulit mereka.

3. Hiding Cave ( aksesoris kandang Ular )

hiding cave dipakai untuk persembunyian ular, di alam liar mereka lebih suka bersembunyi di beberapa tempat sempit, hingga mereka terasa tambah nyaman dari serangan predator. jadi, untuk hindari stress pada ular, keeper sebainya sediakan satu tempat untuk ular bersembunyi. untuk yang pelihara ular dengan ukuran baby. hiding cave adalah hal yang begitu utama, lantaran ular baby begitu penakut serta mudah sekali stress.

4. Substrate ( alas kandang Ulat )

Substrate adalah alas dari kandang ular. Substrate yang paling sederhana untuk ular yaitu koran, lantaran koran bisa menyerap air serta kering, diluar itu koran mudah dibikin bersih lagi saat ada kotoran. Tetapi koran juga mempunyai kekurangan, yakni dari sisi penampilan kandang yang jadi kurang menarik. Alternatif lain, keeper dapat juga memakai substrat spesial yang di jual di market seperti woodchip, karpet spesial untuk reptil. Tetapi butuh di perhatikan apakah substrat itu bisa membahayakan ular. Apa pun substrat yang di pakai, yang utama kebersihannya mesti dijaga

5. Feeding ( memberi makan Ular )

Pemberian makan pada ular dewasa bisa dikerjakan tiap-tiap 1 minggu satu kali. sedang untuk ular yang masihlah baby, pemberian makan dikerjakan seringkali yakni 2 x dalam 1 minggu. Umumnya ular diberikan makan mice atau rat yang sesuai dengan ukuran ularnya.

Dianjurkan untuk pemberian makanan pada ular, pakan butuh di pre-killed dahulu supaya tak melukai ular itu saat dikonsumsi.

6. Heating

Untuk penghangatan kandang keeper bisa memakai lampu, tetapi lampu itu mempunyai sinar redup serta ada diluar kandang, lantaran bisa membakar kulit ular saat tersentuh. Jika memakai lampu dengan sinar jelas bisa memengaruhi tingkat kenyamanan si ular, lantaran biasanya ular ini lebih aktif saat sore hingga pagi hari. Oleh karenanya ular ini tidaklah terlalu memerlukan pencahayaan yang banyak.

7. Shedding

Perubahan kulit pada ular ukuran kecil seringkali dibanding ular yang telah dewasa. umumnya ular bakal bertukar kulit 1-2 bln. sekali. karenanya dibutuhkan kelembapan yang lebih untuk menolong ular dalam bertukar kulit. hal semacam ini bisa dibantu karenanya ada tempat minum yang sangat mungkin ular untuk berendam

IV. Penyakit ULAR colubrid

1. Mouth Rot

penyakit Ular Colubrid Mouth Rot-min
penyakit Ular Colubrid Mouth Rot-min

Adalah infeksi bakteri di bagian mulut ular. penyakit ini disebabkan oleh kandang yg tidak higienis serta kandang yang mempunyai sisi tajam yang meluakai mulut ular. penyakit ini ditandai karenanya ada produksi liur yang berlebihan pada mulut ular serta kerap ada gelembung dari mulut ular. jika selalu dilewatkan, bakal berlangsung peradangan serta rontoknya gigi ular.

untuk perlakuannya dibutuhkan tenaga pakar untuk tahu bakteri apa yang bersarang pada mulut ular. umumnya pada step awal diberikan vitamin A, C serta B kompleks dan anti biotik.

2. Infeksi Pernapasan

Infeksi pernapasan dikarenakan ada virus lantaran kandang sangat lembab atau dingin. tanda-tanda awal diperlihatkan dengan nada berat saat ular bernafas, ular kerap buka mulutnya serta batuk. butuh perlakuan cepat oleh dokter lantaran penyakit ini menyebabkan begitu fatal.

3. Constipation atau sembelit

penyakit Ular Colubrid Constipation-min
penyakit Ular Colubrid Constipation-min

Yaitu permasalahan umum diantara ular peliharaan. Pemicunya diantaranya suhu lingkungan dehidrasi, parasit. Ular sembelit mesti kerap di rendam di air hangat sepanjang 20-30 menit sehari-hari sepanjang 1-2 hari. Jika tanda-tanda masihlah berlangsung, berharap hubungi dokter hewan yang paling disayangi anda

4. Mogok makan

Penyebab ular tidak ingin makan umumnya berlangsung lantaran banyak hal, seperti :

1. Masihlah stress dengan lingkungan baru
2. Sebagian Ular tidak ingin makan bila ingin sheding
3. Ular Birahi
5. Minta Kenaikan UMR

Langkah Perlakuannya

1. Janganlah Cemas, janganlah lupa bernafas
2. Siapkan hiding cave di dalam kandang ular. taroh ular ditempat yang gelap serta sunyi dan tidak sering dilalui sepanjang 1-2 hari. Janganlah diintipin..
3. Saat malam hari sebelumnya agan tidur, cobalah taroh makanannya serta biarin ampe besok pagi. paginya agan teliti, apakah telah dikonsumsi atau belum, bila belum ambillah lagi makanannya
4. Biarlah lagi ularnya bersemedi 1 hari, malamnya agan cobalah lagi kasih makannya, serta selalu sampai ular makan

Untuk memberi nafsu makan ular, agan dapat ngasih minyak ikan pada minum ular atau diteteskan pada mencit yang tengah ular makan

V. BREEDING ULAR COLUBRID

Sebelumnya mengawingkan ular, breeder mesti memerhatikan banyak hal, khusunya untuk breeding  ular genus lampropeltis, lantaran beberapa besar mereka yaitu kanibal.

Butuh wadah atau tempat untuk bayi2 ular kelak. Persediaan untuk makanan bayi2 ular kelak, mereka memerlukan 2 ekor pinkies untuk setiap bayi ular perminggunnya. Umumnya ular bakal keluarkan 12-15 telur, jadi jika semuanya telur menetas jadi diperlukan 30 ekor pinkies setiap minggunya…. .

1. Tetapkan type kelamin dari ular,,, langkahnya yang paling akurat dengan probing, tetapi mesti dikerjakan oleh yang sudah pakar lantaran bisa membahayakan ular

2. Ular yang siap dikimpoikan umumnya sudah meraih usia 2 th. untuk jantan, serta 3 th. untuk betinanya, dengan tubuh betina yang proposional (tidaklah terlalu kurus)
Lantaran di Indonesia beriklim tropis, sistem mengawinkan ular tak mesti melalui sistem hibernasi, atau brumation.

3. Memadukan indukan ular dalam satu kandang. sistem ini butuh diperhaikan, lantaran takut ada perkelahian pada ke-2 indukan. Baiknya sistem penggabungan ini dikerjakan sesudah betina usai lakukan sheding, lantaran feromon yang ada pada kulit baru bakal menarik perhatian jantanya.

4. 30 – 45 hari sesudah sistem perkimpoian betina bakal keluarkan telur2nya.. breeder mesti mempersiapkan tempat spesial untuk betina menempatkan telurnya, dapat berbentuk kotak yang berisi spagnum moss, atau vermiculate yang sudah di basahi terlebih dulu.

5. Setelah induk ular beristirahat, keluarkan telur2 tersebut dan pindahkan ke incubator yang juga telah disediakan tanpa merubah posisi telur tersebut.

sekian tentang pembahasan breeding ular

 

Gambar Gravatar
Penulis lahir di Kota Tasikmala, pada 05 September 1996. Saat ini, ia sedang mendalami hobby nya yaitu Nge-Blog, Sambil mempelajar tentang pengaruh internet untuk kemajuan perusahaan